“HIPERTENSI, WASPADAI PADA USIA MUDA”
Q : Apakah itu
hipertensi ?
A : Hipertensi atau orang biasa menyebutkan tekanan
darah tinggi adalah kondisi tekanan di atas ambang normal, darah sistolik yang
sama atau lebih dr 140 dan diastolik yang sama atau lebih 90 mmHg
A : Menurut Riskesdas tahun 2018 menunjukan 34,11%
pasien berumur di atas 18 tahun menderita Hipertensi, angka tersebut meningkat
dengan bertambahnya usia
Q : Apakah faktor-faktor yang membuat orang beresiko terkena hipertensi
A :Semua orang sebenarnya dapat menderita hipertensi
Ada faktor yang tidak
dapat dimodifikasi :
Faktor keluarga yang
menderita hipertensi
Faktor usia, biasanya
usia di atas 40 tahun karena semakin bertambah usia maka pembuluh darah akan
semakin kaku, dan menyebabkan tekanan darah tinggi
Laki-laki lebih rentan
menderita hipertensi dibandingkan dengan perempuan karena faktor hormonal
Faktor yang dapat
dimodifikasi :
Kegemukan
Lifestyle, seperti
pola makan, merokok
Q : Penderita hipertensi gejala-gejala nya seperti apa ?
A : Sebenarnya tidak ada gejala yang spesifik
untuk hipertensi, tidak semua orang dengan hipertensi memiliki gejala seperti sakit kepala, rasa
pegal di tengkuk,beberapa orang bahkan tidak mengalami gejala, oleh karenanya
sering disebut sebagai silent killer. Jadi, cara mengetahui adalah dengan
mengukur tekanan darah.
A : Pada pasien di atas 18 tahun disarankan sudah
mulai untuk mengukur tekanan darah. Pada pasien dengan usia sudah di atas
40 tahun,Riwayat keluarga Hipertensi
atau pasien dgn obesitas disarankan untuk tiap tahun sekali. Tapi bila sudah
menderita hipertensi harus lebih sering lagi.
Harus diperhatikan
adalah alat yang digunakan terkalibrasi dan cara mengukur tekanan darah yang
baik.
A : Hipertensi saat menyerang organ target seperti
otak dapat menyebabkan stroke,mata maka dapat terjadi retinopati, jantung dapat
terjadi gagal jantung, dan ginjal
A : Dokter biasanya akan menyarankan untuk
modifikasi gaya hidup, baik berupa olahraga dan perbaikan pola makan.
Dan akan dipertimbangan
untuk pemberian obat antihipertensi sesuai anjuran dokter.
A : - Sebaiknya mulai mengurangi konsumsi garam, direkomendasikan untuk 2-3 gram konsumsi garam/ hari
-
Menambahkan
serat dalam makanan, perbanyak sayur, dan buah
-
Mengurangi
lemak
Q : Bagaimana olahraga yang disarankan ?
A : Olahraga disarankan 3-5 kali dalam seminggu, selama
30-60 menit, dan olahraga aerobic seperti jalan, jogging, renang , bersepeda
Tapi perlu
diperhatikan adalah kondisi tekanan darah sebelum melakukan olahraga.
Q : Apakah hipertensi dapat disembuhkan dan bila sudah normal tekanan darah nya apakah boleh berhenti minum obat ?
Hipertensi tidak dapat
disembuhkan tapi dapat terkontrol, dengan modifikasi gaya hidup tadi dan obat.
Saat tekanan darah terkontrol, bukan berarti dua hal tadi dapat dihentikan.
Q : Bagaimana supaya terhindar dari hipertensi ?
A : -Untuk yang belum menderita hipertensi
-
Pengukuran
tekanan darah sedini mungkin, terutama bila kita memilik faktor resiko
-
Healthy
life style dengan mengatur pola makan dan olahraga
-
Mengurangi
stress dengan manajemen stress yang baik
P Periksakan Kesehatan
rutin dan ikuti anjuran dokter
A Atasi penyakit
dengan pengobatan yang tepat dan teratur
T Tetap diet dengan
gizi seimbang
U upayakan aktifitasi
fisik dengan aman
H Hindari asap rokok,
alcohol dan zat karsigonik lainnya.
dr. Riva Anitatama

Tidak ada komentar:
Posting Komentar