Berita aktual

Selasa, 08 Juni 2021

INFO KESEHATAN APA ITU HIPERTENSI

 

“HIPERTENSI, WASPADAI PADA USIA MUDA”


 

 

Q : Apakah itu hipertensi ?

A : Hipertensi atau orang biasa menyebutkan tekanan darah tinggi adalah kondisi tekanan di atas ambang normal, darah sistolik yang sama atau lebih dr 140 dan diastolik yang sama atau lebih 90 mmHg

 Q : di Indonesia sendiri apakah banyak yang menderita hipertensi ?

A : Menurut Riskesdas tahun 2018 menunjukan 34,11% pasien berumur di atas 18 tahun menderita Hipertensi, angka tersebut meningkat dengan bertambahnya usia

Q : Apakah faktor-faktor yang membuat orang beresiko terkena hipertensi

A :Semua orang sebenarnya dapat menderita hipertensi

Ada faktor yang tidak dapat dimodifikasi :

Faktor keluarga yang menderita hipertensi

Faktor usia, biasanya usia di atas 40 tahun karena semakin bertambah usia maka pembuluh darah akan semakin kaku, dan menyebabkan tekanan darah tinggi

Laki-laki lebih rentan menderita hipertensi dibandingkan dengan perempuan karena faktor hormonal

Faktor yang dapat dimodifikasi :

Kegemukan

Lifestyle, seperti pola makan, merokok

Q : Penderita hipertensi gejala-gejala nya seperti apa ?

A : Sebenarnya tidak ada gejala yang spesifik untuk hipertensi, tidak semua orang dengan hipertensi  memiliki gejala seperti sakit kepala, rasa pegal di tengkuk,beberapa orang bahkan tidak mengalami gejala, oleh karenanya sering disebut sebagai silent killer. Jadi, cara mengetahui adalah dengan mengukur tekanan darah.

 Q : Jadi, kapan sebenarnya waktu nya kita harus memeriksakan Tekanan darah ?

A : Pada pasien di atas 18 tahun disarankan sudah mulai untuk mengukur tekanan darah. Pada pasien dengan usia sudah di atas 40  tahun,Riwayat keluarga Hipertensi atau pasien dgn obesitas disarankan untuk tiap tahun sekali. Tapi bila sudah menderita hipertensi harus lebih sering lagi.

Harus diperhatikan adalah alat yang digunakan terkalibrasi dan cara mengukur tekanan darah yang baik.

 Q : Komplikasi apa yang bisa terjadi bila kita menderita hipertensi ?

A : Hipertensi saat menyerang organ target seperti otak dapat menyebabkan stroke,mata maka dapat terjadi retinopati, jantung dapat terjadi gagal jantung, dan ginjal

 Q : Bagaimana bila kita menderita hipertensi ?

A : Dokter biasanya akan menyarankan untuk modifikasi gaya hidup, baik berupa olahraga dan perbaikan pola makan.

Dan akan dipertimbangan untuk pemberian obat antihipertensi sesuai anjuran dokter.

 Q : Bagaimana diet yang direkomendasikan untuk pasien hipertensi ?

A : -   Sebaiknya mulai mengurangi konsumsi garam, direkomendasikan untuk 2-3 gram konsumsi garam/ hari

-          Menambahkan serat dalam makanan, perbanyak sayur, dan buah

-          Mengurangi lemak

Q : Bagaimana olahraga yang disarankan ?

A : Olahraga disarankan 3-5 kali dalam seminggu, selama 30-60 menit, dan olahraga aerobic seperti jalan, jogging, renang , bersepeda

Tapi perlu diperhatikan adalah kondisi tekanan darah sebelum melakukan olahraga.

Q : Apakah hipertensi dapat disembuhkan  dan bila sudah normal tekanan darah nya apakah boleh berhenti minum obat ?

Hipertensi tidak dapat disembuhkan tapi dapat terkontrol, dengan modifikasi gaya hidup tadi dan obat. Saat tekanan darah terkontrol, bukan berarti dua hal tadi dapat dihentikan.

Q : Bagaimana supaya terhindar dari hipertensi ?

A : -Untuk yang belum menderita hipertensi

       -          Pengukuran tekanan darah sedini mungkin, terutama bila kita memilik faktor resiko

       -          Healthy life style dengan mengatur pola makan dan olahraga

       -          Mengurangi stress dengan manajemen stress yang baik

 Sedangkan untuk penderita hipertensi, pada prinsipnya hamper sama

P Periksakan Kesehatan rutin dan ikuti anjuran dokter

A Atasi penyakit dengan pengobatan yang tepat dan teratur

T Tetap diet dengan gizi seimbang

U upayakan aktifitasi fisik dengan aman

H Hindari asap rokok, alcohol dan zat karsigonik lainnya.

                                                                                                              

                                                                                                                

dr. Riva Anitatama

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

GELAR DOA BERSAMA UNTUK KANJURUHAN